BOYOLALI – Petugas Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Boyolali melaksanakan kontrol rutin terhadap budidaya magot sebagai bagian dari program pembinaan kemandirian warga binaan, Selasa (04/08). Kegiatan tersebut berlangsung di area budidaya magot yang berada di lingkungan Rutan Boyolali.
Kontrol dilakukan oleh Petugas Pembinaan Kemandirian, Fandi, untuk memastikan perkembangan magot berjalan sesuai siklus pertumbuhan. Pada saat yang sama, warga binaan yang terlibat dalam program pembinaan turut melakukan pemberian pakan berupa limbah organik yang telah dicampur dengan bekatul guna memenuhi kebutuhan nutrisi magot.
Fandi menjelaskan, budidaya magot kini telah memasuki hari ke-24 sejak penetasan. Pada fase tersebut, sebagian besar magot telah berkembang menjadi pupa, yaitu tahap transisi sebelum berubah menjadi lalat Black Soldier Fly (BSF).
"Fase pupa merupakan tahapan penting dalam siklus budidaya. Setelah menjadi lalat dewasa, BSF akan berkembang biak dan menghasilkan telur yang kemudian menetas menjadi larva baru. Larva inilah yang nantinya dimanfaatkan sebagai sumber pakan alternatif bagi ternak dan ikan," ujarnya.
Melalui kontrol rutin, petugas memastikan kondisi media budidaya, kebersihan lingkungan, serta kualitas pakan tetap terjaga agar proses metamorfosis berlangsung optimal. Selain menjadi sarana pembelajaran bagi warga binaan, budidaya magot juga berkontribusi dalam pengelolaan limbah organik di lingkungan Rutan Boyolali.
Program budidaya magot merupakan bagian dari pengembangan pembinaan kemandirian yang terus dioptimalkan Rutan Boyolali melalui konsep pertanian terpadu. Selain mengurangi volume limbah organik, hasil budidaya diharapkan mampu mendukung penyediaan pakan berprotein tinggi bagi sektor peternakan dan perikanan yang juga dikembangkan di lingkungan rutan.
Melalui kegiatan ini, Rutan Boyolali berupaya membekali warga binaan dengan keterampilan praktis yang dapat dimanfaatkan setelah kembali ke masyarakat, sekaligus mendukung pengelolaan lingkungan yang lebih berkelanjutan. (sg)


Posting Komentar