BOYOLALI – Dalam upaya menjaga keberlanjutan program ketahanan pangan, petugas ketahanan pangan Rutan Kelas IIB Boyolali melaksanakan kontrol perkembangan tanaman sayuran di lahan pertanian Rutan Boyolali, Kamis (06/08). Kegiatan ini bertujuan memastikan pertumbuhan tanaman, khususnya sawi dan kangkung, berlangsung optimal sehingga dapat terus mendukung pemenuhan kebutuhan pangan di lingkungan rutan.
Kontrol dilakukan oleh Petugas Pembinaan Kemandirian yang juga bertugas sebagai petugas ketahanan pangan. Pada saat yang sama, warga binaan yang didampingi petugas pembinaan lainnya melaksanakan panen sawi yang selanjutnya didistribusikan ke dapur Rutan Boyolali untuk diolah menjadi menu makanan bagi warga binaan.
Selain kegiatan panen, warga binaan juga melakukan pemindahan bibit sayuran yang sebelumnya telah disemai ke lahan pengembangan. Langkah tersebut dilakukan untuk mengisi kembali petak lahan yang telah selesai dipanen sehingga siklus budidaya sayuran dapat terus berjalan secara berkelanjutan. Suasana kegiatan berlangsung penuh semangat, dengan warga binaan tampak antusias mengikuti setiap tahapan budidaya sebagai bagian dari program pembinaan kemandirian.
Petugas Pembinaan Kemandirian, Sugeng, mengatakan bahwa kegiatan panen dan penanaman kembali dilakukan secara berkesinambungan guna menjaga produktivitas lahan pertanian.
"Hari ini kami memanen sawi untuk didistribusikan ke dapur Rutan Boyolali agar dapat diolah menjadi menu makanan bagi warga binaan. Selain itu, kami juga menanam kembali bibit-bibit yang sebelumnya telah disemai dan tumbuh dengan baik untuk mengisi lahan yang sebelumnya telah dipanen, sehingga produksi sayuran dapat terus berlanjut," ujar Sugeng.
Melalui kegiatan kontrol rutin dan pengelolaan lahan yang berkesinambungan, Rutan Kelas IIB Boyolali berkomitmen mengoptimalkan program ketahanan pangan sekaligus memberikan pembinaan kemandirian kepada warga binaan melalui keterampilan di bidang pertanian. Program ini diharapkan mampu menghasilkan manfaat nyata, baik dalam mendukung kebutuhan pangan di lingkungan rutan maupun sebagai bekal keterampilan bagi warga binaan setelah kembali ke masyarakat. (mn)
.jpg)

Posting Komentar