Boyolali – Program pembinaan kemandirian melalui budidaya melon hidroponik di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Boyolali terus menunjukkan perkembangan positif. Memasuki pekan ini, tanaman melon yang dibudidayakan di greenhouse hidroponik telah memasuki tahap penyeleksian buah sebagai bagian dari proses budidaya untuk menghasilkan buah dengan kualitas terbaik.
Kegiatan penyeleksian buah dilaksanakan pada Minggu (12/07) di greenhouse hidroponik Rutan Boyolali. Dalam kegiatan tersebut, dua warga binaan yang mengikuti program pembinaan kemandirian secara aktif melakukan penyeleksian buah dengan pendampingan petugas pembinaan kemandirian.
Tahap penyeleksian buah merupakan salah satu proses penting dalam budidaya melon hidroponik. Pada tahap ini, dipilih buah yang memiliki pertumbuhan paling optimal untuk dipertahankan, sementara buah lainnya dipangkas agar nutrisi tanaman dapat terfokus pada buah utama sehingga menghasilkan ukuran, kualitas, dan tingkat kemanisan yang lebih maksimal saat masa panen tiba.
Petugas pembinaan kemandirian memberikan pendampingan sekaligus edukasi kepada warga binaan mengenai teknik penyeleksian yang tepat, sehingga mereka tidak hanya terlibat dalam kegiatan budidaya, tetapi juga memperoleh pengetahuan dan keterampilan yang dapat menjadi bekal setelah kembali ke masyarakat.
Program budidaya melon hidroponik merupakan salah satu bentuk pembinaan kemandirian yang terus dikembangkan oleh Rutan Kelas IIB Boyolali. Melalui kegiatan ini, warga binaan diberikan kesempatan untuk mengembangkan keterampilan di bidang pertanian modern sekaligus menumbuhkan sikap disiplin, tanggung jawab, dan produktivitas selama menjalani masa pembinaan.
Dengan memasuki tahap penyeleksian buah, perkembangan tanaman melon hidroponik diharapkan terus berjalan optimal hingga masa panen, sehingga mampu menjadi bukti keberhasilan program pembinaan kemandirian yang memberikan manfaat nyata bagi warga binaan. (sg)


Posting Komentar