Boyolali – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Boyolali
menerima bantuan berupa pupuk kompos dan lima ekor ayam dari Dinas Pertanian
Kabupaten Boyolali sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan program
ketahanan pangan di lingkungan rutan. Bantuan tersebut diserahkan pada Jumat
(24/07) di Rutan Kelas IIB Boyolali.
Bantuan tersebut akan dimanfaatkan untuk memperkuat sektor
pertanian dan peternakan yang selama ini menjadi bagian dari program pembinaan
kemandirian bagi warga binaan. Melalui dukungan tersebut, Rutan Boyolali
berkomitmen terus mengembangkan konsep pertanian terpadu (integrated farming
system) guna mendukung ketahanan pangan sekaligus meningkatkan keterampilan
warga binaan.
Kepala Rutan Kelas IIB Boyolali, Ervans Bahrudhin Mulyanto,
menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Kepala Dinas Pertanian Kabupaten
Boyolali beserta seluruh jajaran atas perhatian dan dukungan yang diberikan.
"Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Kepala
Dinas Pertanian beserta jajaran atas bantuan berupa pupuk kompos dan lima ekor
ayam. Bantuan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus mengembangkan sektor
pertanian dan peternakan sebagai bagian dari program pembinaan kemandirian di
Rutan Boyolali," ujar Ervans.
Ia menambahkan, sinergi antara Rutan Boyolali dengan Dinas
Pertanian Kabupaten Boyolali diharapkan dapat terus diperkuat melalui berbagai
program kolaboratif yang mendukung peningkatan produktivitas pertanian dan
peternakan di dalam rutan.
"Harapan kami, kerja sama yang telah terjalin dengan
baik ini dapat terus ditingkatkan sehingga mampu memberikan manfaat yang lebih
besar, baik dalam mendukung program ketahanan pangan nasional maupun
meningkatkan kualitas pembinaan bagi warga binaan," katanya.
Dengan adanya dukungan dari Dinas Pertanian Kabupaten
Boyolali, Rutan Boyolali optimistis pengembangan sektor pertanian dan
peternakan akan semakin optimal. Program tersebut diharapkan tidak hanya mampu
memenuhi sebagian kebutuhan pangan di lingkungan rutan, tetapi juga membekali
warga binaan dengan keterampilan praktis yang bermanfaat sebagai bekal setelah
kembali ke tengah masyarakat. (sg)


Posting Komentar