BOYOLALI – Rumah Tahanan Negara
(Rutan) Kelas IIB Boyolali memfasilitasi kegiatan Pengawasan dan Pengamatan
(Wasmat) terhadap warga binaan yang dilaksanakan di Aula Rutan Boyolali, Jumat
(10/07). Kegiatan ini merupakan bagian dari pelaksanaan fungsi pengawasan
terhadap proses pembinaan narapidana dan tahanan oleh Tim Hakim Pengawas dan
Pengamat (Wasmat).
Sebanyak empat warga binaan
mengikuti kegiatan Wasmat yang dilaksanakan bersama Tim Hakim Wasmat Pengadilan
Negeri Boyolali, didampingi unsur penyidik Polres Boyolali, advokat, serta
Balai Pemasyarakatan (Bapas) Surakarta. Kegiatan tersebut juga dirangkaikan
dengan pemeriksaan lapangan (on-site) untuk melihat secara langsung pelaksanaan
program pembinaan di lingkungan Rutan Boyolali.
Dalam pemeriksaan lapangan
tersebut, Tim Hakim Wasmat dan lainnya meninjau sejumlah program pembinaan
kemandirian yang menjadi unggulan Rutan Boyolali. Mereka melihat secara
langsung budidaya melon hidroponik yang tengah dikembangkan di greenhouse
rutan, serta berbagai program pembinaan pertanian lainnya, seperti budidaya
sayur dan buah yang dikelola oleh warga binaan di lahan pertanian Rutan
Boyolali. Peninjauan ini bertujuan memberikan gambaran nyata mengenai
pelaksanaan pembinaan keterampilan sebagai bekal warga binaan setelah kembali
ke masyarakat.
Pelaksanaan Wasmat bertujuan
untuk memastikan putusan pengadilan dijalankan sebagaimana mestinya sekaligus
menilai efektivitas proses pembinaan yang diterima warga binaan selama
menjalani masa pidana. Selain melakukan pengawasan dan pengamatan secara langsung
terhadap warga binaan, tim juga meninjau kondisi pembinaan di lingkungan Rutan
Boyolali guna memastikan program pembinaan berjalan sesuai ketentuan dan
memberikan manfaat bagi warga binaan.
Kepala Rutan Boyolali, Ervans
Bahrudhin Mulyanto, menyampaikan bahwa pihaknya berkomitmen memberikan dukungan
penuh terhadap pelaksanaan tugas Tim Hakim Pengawas dan Pengamat sebagai bentuk
sinergi antar-aparat penegak hukum.
"Melalui kegiatan Wasmat
ini, kami berharap tercipta evaluasi yang objektif terhadap pelaksanaan
pembinaan warga binaan sehingga hak-hak mereka tetap terpenuhi dan proses
pembinaan dapat berjalan secara optimal. Rutan Boyolali siap mendukung seluruh
rangkaian kegiatan pengawasan sebagai wujud transparansi dan akuntabilitas
penyelenggaraan pemasyarakatan," ujar Ervans.
Kegiatan Wasmat di Rutan Boyolali
merupakan agenda rutin yang dilaksanakan secara berkala sebagai implementasi
pengawasan terhadap pelaksanaan putusan pidana. Melalui sinergi antara
Pengadilan Negeri Boyolali, Rutan Boyolali, kepolisian, advokat, dan Bapas
Surakarta, diharapkan kualitas pembinaan warga binaan semakin baik, sekaligus
memberikan keyakinan bahwa proses pembinaan, baik kepribadian maupun
kemandirian, telah dilaksanakan secara profesional, akuntabel, dan berorientasi
pada keberhasilan reintegrasi sosial warga binaan. (sg)

Posting Komentar