Boyolali – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Boyolali terus memperkuat program pembinaan kepribadian bagi warga binaan melalui kegiatan keagamaan. Pada Senin (13/07), Rutan Boyolali menggelar kegiatan siraman rohani bersama mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) Salatiga yang berlangsung di Masjid Baitul Muta'alim Rutan Boyolali.
Kegiatan tersebut diikuti oleh warga binaan dengan pendampingan petugas Rutan Boyolali. Dalam pelaksanaannya, pembinaan keagamaan dikemas melalui program Taman Pendidikan Al-Qur'an (TPQ) dan One Day One Juz, sebagai upaya meningkatkan kemampuan membaca, memahami, serta membiasakan warga binaan untuk berinteraksi dengan Al-Qur'an setiap hari.
Melalui kolaborasi dengan mahasiswa UIN Salatiga, warga binaan mendapatkan pendampingan dalam membaca Al-Qur'an, memperdalam pemahaman agama, serta mengikuti tausiyah yang menekankan pentingnya memperbaiki diri dan memperkuat keimanan selama menjalani masa pembinaan.
Kepala Rutan Boyolali, Ervans Bahrudhin Mulyanto, mengatakan bahwa pembinaan keagamaan merupakan salah satu aspek penting dalam proses pembentukan karakter warga binaan.
"Pembinaan ini kami hadirkan untuk memberikan pembinaan dari sisi religi kepada warga binaan agar lebih dekat dengan Allah SWT, menyadari serta merenungi kesalahan yang pernah dilakukan, sehingga ke depan mereka tidak akan mengulangi perbuatan yang salah dan dapat kembali ke tengah masyarakat sebagai pribadi yang lebih baik," ujar Ervans.
Menurutnya, pembinaan kepribadian berbasis keagamaan diharapkan mampu menumbuhkan kesadaran, memperkuat nilai-nilai moral, serta menjadi bekal bagi warga binaan dalam menjalani kehidupan setelah bebas nanti.
Rutan Boyolali berkomitmen untuk terus menghadirkan berbagai program pembinaan yang bermanfaat melalui sinergi dengan berbagai pihak, termasuk perguruan tinggi, guna mendukung proses rehabilitasi dan pembentukan karakter warga binaan secara menyeluruh. (sg)


Posting Komentar