Boyolali – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Boyolali terus mengoptimalkan program pembinaan kemandirian sekaligus mendukung program ketahanan pangan melalui pemanfaatan lahan pertanian yang tersedia. Pada Senin (20/07), Tim Ketahanan Pangan Rutan Boyolali bersama warga binaan melaksanakan kegiatan penanaman semangka di lahan pertanian Rutan Boyolali.
Kegiatan tersebut melibatkan petugas pembina kemandirian yang juga tergabung dalam Tim Ketahanan Pangan Rutan Boyolali bersama sejumlah warga binaan yang aktif mengikuti program pembinaan kemandirian di bidang pertanian. Penanaman semangka dilakukan sebagai upaya produktivitas lahan sekaligus memberikan keterampilan praktis kepada warga binaan dalam sektor pertanian.
Sejak pagi hari, petugas dan warga binaan bekerja sama mempersiapkan media tanam, melakukan penanaman bibit, hingga memastikan kondisi lahan siap mendukung pertumbuhan tanaman secara optimal. Kegiatan berlangsung dengan semangat kebersamaan dan gotong royong, mencerminkan komitmen Rutan Boyolali dalam membangun lingkungan pembinaan yang produktif dan bermanfaat.
Program budidaya semangka ini merupakan bagian dari pengembangan sektor pertanian yang selama ini menjadi salah satu fokus pembinaan kemandirian di Rutan Boyolali. Melalui kegiatan tersebut, warga binaan tidak hanya mengisi waktu dengan aktivitas positif, tetapi juga memperoleh pengetahuan dan keterampilan yang dapat menjadi bekal setelah kembali ke tengah masyarakat.
Sugeng, Petugas Pembina Kemandirian Rutan Boyolali menyampaikan bahwa pemanfaatan lahan pertanian secara optimal merupakan langkah nyata dalam mendukung ketahanan pangan sekaligus meningkatkan kualitas pembinaan bagi warga binaan.
“Kami terus berupaya mengembangkan berbagai program pertanian yang produktif. Selain mendukung ketahanan pangan, kegiatan ini juga menjadi sarana pembelajaran bagi warga binaan agar memiliki keterampilan yang bermanfaat dan dapat diterapkan ketika mereka kembali ke masyarakat,” ujarnya.
Melalui kegiatan penanaman semangka ini, Rutan Boyolali berharap dapat terus meningkatkan hasil sektor pertanian sekaligus memperkuat peran pembinaan kemandirian dalam menciptakan warga binaan yang lebih produktif, mandiri, dan siap berkontribusi positif bagi lingkungan setelah menyelesaikan masa pidananya. (sg)


Posting Komentar