Karutan Boyolali Ikuti Penanaman Perdana Melon Bersama Wakil Bupati, Dukung Terwujudnya Boyolali Kota Melon 2026

  


Boyolali – Kepala Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Boyolali, Ervans Bahrudhin Mulyanto, mengikuti kegiatan Sosialisasi dan Penanaman Perdana Melon dalam Green House di Desa Giriroto, Kecamatan Ngemplak, Kabupaten Boyolali, Rabu (15/07). Kegiatan yang digelar Pemerintah Kabupaten Boyolali melalui Dinas Pertanian tersebut merupakan langkah awal dalam mewujudkan Boyolali Kota Melon Tahun 2026.

Acara tersebut dihadiri oleh Wakil Bupati Boyolali, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Boyolali beserta jajaran, unsur Forkopimda, akademisi, kelompok tani, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya. Penanaman perdana dilakukan secara simbolis di Green House Giriroto sebagai bentuk komitmen bersama dalam mengembangkan budidaya melon modern yang berorientasi pada peningkatan produktivitas dan kualitas hasil pertanian.

Karutan Boyolali menyampaikan, keikutsertaan Rutan Boyolali dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk dukungan terhadap program pembangunan sektor pertanian yang dicanangkan Pemerintah Kabupaten Boyolali. Menurutnya, pengembangan budidaya melon memiliki nilai strategis karena selaras dengan program pembinaan kemandirian yang telah berjalan di Rutan Boyolali melalui budidaya melon hidroponik.

"Rutan Boyolali menyambut baik inisiatif Pemerintah Kabupaten Boyolali dalam mengembangkan komoditas melon sebagai salah satu potensi unggulan daerah. Pengalaman dan pengetahuan yang diperoleh dari kegiatan ini akan menjadi referensi untuk terus meningkatkan kualitas pembinaan kemandirian warga binaan melalui budidaya melon hidroponik yang selama ini kami kembangkan," ujar Ervans.

Selain penanaman perdana, kegiatan diawali dengan sosialisasi mengenai kemitraan budidaya melon, pola pembiayaan, serta penerapan teknologi budidaya melon di greenhouse. Materi tersebut diharapkan dapat meningkatkan kapasitas petani dan para pemangku kepentingan dalam mengembangkan budidaya melon yang produktif, efisien, dan berdaya saing.

Melalui kolaborasi antara pemerintah daerah, akademisi, pelaku usaha, dan berbagai instansi, termasuk Rutan Boyolali, program pengembangan melon di Kabupaten Boyolali diharapkan mampu memperkuat ketahanan pangan sekaligus mendorong terwujudnya Boyolali sebagai Kota Melon Tahun 2026, dengan menghadirkan komoditas hortikultura unggulan yang mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat. (sg)


0/Post a Comment/Comments

Ads1
Ads2