BOYOLALI — Momentum Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah membawa
berkah tersendiri bagi Rumah Tahanan Negara Boyolali. Sebanyak tujuh ekor domba
hasil program pembinaan kemandirian warga binaan pemasyarakatan (WBP) berhasil
terjual kepada masyarakat pada Selasa (26/05).
Domba yang dijual tersebut merupakan hasil budidaya
peternakan yang dikembangkan Rutan Boyolali dengan jenis garut merino. Program
ini menjadi salah satu bentuk pembinaan produktif bagi warga binaan agar
memiliki keterampilan dan pengalaman kerja selama menjalani masa pidana.
Kepala Rutan Boyolali, Ervans Bahrudhin Mulyanto,
menyampaikan bahwa keberhasilan penjualan hewan ternak tersebut menjadi bukti
bahwa program pembinaan di dalam rutan mampu memberikan manfaat nyata, tidak
hanya bagi warga binaan tetapi juga masyarakat.
Menurutnya, hasil penjualan domba tersebut nantinya sebagian
akan diberikan kepada warga binaan yang terlibat langsung dalam pengelolaan
ternak sebagai bentuk premi atau upah atas kerja dan dedikasi mereka selama
proses budidaya.
“Sebagian hasil penjualan akan diberikan kepada warga binaan
yang mengelola ternak. Harapannya, uang tersebut dapat dimanfaatkan untuk
kebutuhan yang bermanfaat, salah satunya membeli buku bagi anak-anak mereka
yang sebentar lagi akan masuk sekolah,” ujar Ervans.
Ia menambahkan, program peternakan tersebut diharapkan dapat
terus berkembang dan menjadi sarana pembinaan yang mampu menumbuhkan rasa
tanggung jawab, keterampilan kerja, serta semangat produktif bagi warga binaan
selama menjalani masa pembinaan di Rutan Boyolali.
Selain memberikan manfaat ekonomi, program budidaya domba
itu juga menjadi upaya Rutan Boyolali dalam mendukung pembinaan yang humanis
dan berorientasi pada pemberdayaan warga binaan agar siap kembali ke tengah
masyarakat. (sg)


Posting Komentar