BOYOLALI — Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Boyolali memulai
tahapan awal budidaya melon hidroponik dengan melakukan sterilisasi pipa
hidroponik di greenhouse hidroponik Rutan Boyolali, Selasa (19/05). Kegiatan
tersebut dilakukan oleh dua warga binaan yang bertanggung jawab dalam
pengelolaan budidaya melon hidroponik.
Sterilisasi pipa menjadi langkah penting sebelum pemasangan
netpot dan penanaman bibit melon dilakukan. Pada proses ini, seluruh bagian
pipa dibersihkan secara menyeluruh dari sisa akar tanaman, lumut, maupun
kotoran yang menempel agar sistem hidroponik dapat berfungsi secara optimal.
Selain pembersihan, pipa hidroponik juga diberikan cairan
anti jamur guna mencegah munculnya jamur selama masa pertumbuhan tanaman melon.
Langkah tersebut dilakukan untuk menjaga kualitas aliran nutrisi sehingga
tanaman dapat tumbuh sehat, subur, dan menghasilkan buah yang optimal.
Petugas pendamping kegiatan menjelaskan bahwa budidaya melon
hidroponik tidak hanya sebatas proses tanam dan panen, tetapi membutuhkan
ketelitian serta perawatan sejak tahap awal. Kebersihan instalasi hidroponik
menjadi salah satu faktor utama keberhasilan budidaya.
Melalui kegiatan ini, Rutan Boyolali terus mendorong
keterlibatan warga binaan dalam program pembinaan kemandirian, khususnya di
bidang pertanian modern berbasis hidroponik. Program tersebut diharapkan dapat
menjadi bekal keterampilan bagi warga binaan setelah kembali ke masyarakat
nantinya. (sg)

Posting Komentar