BOYOLALI — Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Boyolali bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Boyolali, Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM), serta Puskesmas Boyolali 2 menggelar pemeriksaan kesehatan gratis bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) dan petugas, Selasa (03/02). Kegiatan tersebut dilaksanakan di Klinik Pratama Rutan Boyolali.
Pemeriksaan kesehatan ini melibatkan Petugas Kesehatan Rutan Boyolali bersama tenaga medis dari Dinas Kesehatan Boyolali dan Puskesmas Boyolali 2, dengan dukungan KPAI dan LSM, serta dibantu oleh peserta magang dari Kementerian Ketenagakerjaan. Layanan yang diberikan meliputi pemeriksaan kesehatan dasar sebagai upaya deteksi dini dan pemantauan kondisi kesehatan WBP maupun petugas.
Kepala Rutan Kelas IIB Boyolali, Ervans Bahrudhin Mulyanto, menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah bersinergi sehingga kegiatan pemeriksaan kesehatan dapat terlaksana dengan lancar.
“Kami mengucapkan terima kasih atas kerja sama dan partisipasi dari seluruh instansi terkait dalam kegiatan pemeriksaan kesehatan ini. Kegiatan ini sangat bermanfaat dalam menjaga serta meningkatkan kondisi kesehatan WBP dan petugas di Rutan Boyolali,” ujarnya.
Ia menambahkan, pelayanan kesehatan merupakan salah satu hak dasar WBP yang harus dipenuhi secara optimal. Oleh karena itu, Rutan Boyolali terus berupaya meningkatkan kualitas layanan kesehatan melalui kerja sama lintas sektor dengan instansi terkait.
Dalam kegiatan tersebut, tercatat sebanyak 50 WBP blok pria dan 11 WBP blok wanita mengikuti pemeriksaan kesehatan, serta sejumlah petugas Rutan Boyolali turut memanfaatkan layanan yang disediakan.
Melalui kegiatan ini, Rutan Boyolali berharap dapat terus memperkuat pelayanan kesehatan serta menjalin kerja sama yang berkelanjutan dengan berbagai pihak guna mendukung pemenuhan hak kesehatan, khususnya bagi Warga Binaan Pemasyarakatan.

Posting Komentar