Warga Binaan Perempuan Rutan Boyolali Laksanakan Pembuatan Jamu Beras Kencur dan Kunir Asem




BOYOLALI — Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Boyolali melaksanakan kegiatan pembuatan jamu tradisional beras kencur dan kunir asem yang diikuti oleh Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) perempuan sebagai bagian dari program pembinaan kemandirian dan keterampilan. Kegiatan ini dilaksanakan di Balai Latihan Kerja (BLK) di lingkungan Rutan Boyolali Kelas IIB pada Kamis (8/1/2026).

Kegiatan tersebut diikuti oleh WBP perempuan dengan pendampingan petugas pembinaan, sebagai wujud komitmen Rutan Boyolali dalam memberikan pembinaan yang bersifat produktif, edukatif, dan berkelanjutan. Pembuatan jamu tradisional dipilih karena memanfaatkan bahan alami yang mudah diperoleh serta memiliki manfaat kesehatan dan nilai ekonomi.

Melalui kegiatan ini, WBP perempuan dibekali keterampilan pengolahan jamu tradisional sebagai bekal kemandirian setelah menjalani masa pembinaan. Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan untuk melestarikan kearifan lokal melalui pengenalan dan praktik langsung pembuatan minuman tradisional khas Indonesia.

Dalam pelaksanaannya, WBP perempuan mengikuti seluruh tahapan pembuatan jamu yang telah disiapkan, dengan memanfaatkan bahan-bahan yang tersedia seperti beras, kencur, kunyit, asam jawa, dan gula. Kegiatan dilanjutkan dengan proses pencucian, penghalusan, perebusan, penyaringan, hingga jamu siap dikonsumsi. Seluruh rangkaian kegiatan dilaksanakan secara tertib dan higienis sesuai dengan arahan serta pendampingan petugas.

Melalui kegiatan pembuatan jamu beras kencur dan kunir asem ini, diharapkan WBP perempuan Rutan Boyolali Kelas IIB dapat meningkatkan keterampilan, kepercayaan diri, serta kesiapan untuk mandiri dan berdaya guna di tengah masyarakat. Kegiatan berlangsung dengan aman, tertib, dan penuh antusiasme hingga selesai.

0/Post a Comment/Comments

Ads1
Ads2