Apel pagi bersama ini diikuti oleh Kepala Rutan Boyolali, Ervans Bahrudhin Mulyanto, beserta jajaran pejabat struktural dan staf pegawai. Kegiatan tersebut merupakan bagian dari konsolidasi nasional yang diikuti oleh seluruh jajaran di lingkungan Kemenko Kumham Imipas.
Menteri Koordinator Bidang Hukum, Hak Asasi Manusia, Imigrasi, dan Pemasyarakatan, Yusril Ihza Mahendra, bertindak sebagai pembina apel. Dalam amanatnya, Yusril menyampaikan bahwa apel pagi bersama menjadi momentum penting untuk memperkuat kolaborasi dan soliditas seluruh jajaran kementerian.
“Apel bersama ini bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi menjadi momentum refleksi, konsolidasi, dan peneguhan komitmen bagi kita semua untuk melangkah bersama menyongsong tantangan tahun 2026,” ujar Yusril.
Ia menjelaskan bahwa sepanjang tahun 2025 pemerintah telah bekerja keras dalam menjaga stabilitas nasional, khususnya dalam memperkuat kedaulatan hukum, menjunjung tinggi hak asasi manusia, serta memastikan sistem berjalan secara tertib, profesional, dan berkeadilan sesuai dengan tugas dan fungsi masing-masing.
“Saya menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran yang telah bekerja dengan dedikasi, loyalitas, dan tanggung jawab meskipun dihadapkan pada berbagai keterbatasan dan tekanan situasi,” tambahnya.
Lebih lanjut, Yusril menekankan bahwa tahun 2026 menjadi tonggak penting dalam sejarah pembangunan hukum nasional dengan mulai berlakunya Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) dan Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP).
“Berlakunya KUHP dan KUHAP bukan sekadar perubahan regulasi, melainkan sebuah lompatan besar dalam upaya mewujudkan sistem hukum pidana nasional yang lebih modern, berkeadilan, dan berakar pada nilai-nilai bangsa Indonesia,” tegasnya.
Menutup amanatnya, Menko Kumham Imipas mengajak seluruh jajaran untuk memasuki tahun 2026 dengan prinsip yang lebih kuat, kerja sama yang semakin solid, serta komitmen yang lebih baik dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Pelaksanaan apel pagi bersama ini diharapkan dapat memperkuat sinergi dan semangat pengabdian seluruh jajaran, termasuk Rutan Boyolali, dalam mendukung agenda pembangunan hukum nasional ke depan.


Posting Komentar