Jelang Masa Panen, Warga Binaan Rutan Boyolali Tingkatkan Perawatan Melon Hidroponik

 


BOYOLALI — Menjelang masa panen, warga binaan Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Boyolali meningkatkan intensitas perawatan tanaman melon hidroponik di greenhouse milik rutan, Kamis (22/03).

Kegiatan perawatan tersebut dilakukan oleh warga binaan yang tergabung dalam program pembinaan kemandirian, didampingi langsung oleh petugas pengelola pembinaan kemandirian Rutan Boyolali. Fokus perawatan diarahkan pada tanaman melon jenis sweet lavender yang diperkirakan akan memasuki masa panen dalam waktu sekitar dua pekan ke depan.

Dalam tahap perawatan ini, warga binaan melakukan penyemprotan fungisida pada daun yang terindikasi terserang jamur, serta pengecekan rutin terhadap kadar nutrisi dan pH air pada sistem hidroponik. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan pertumbuhan tanaman berjalan optimal.

“Perawatan intensif ini bertujuan agar tanaman melon dapat mencapai pertumbuhan maksimal dan menghasilkan buah yang berkualitas sesuai harapan,” ujar Affandi, salah satu petugas pendamping di lokasi kegiatan.

Kepala Rutan Boyolali, Ervans Bahrudhin Mulyanto, dalam kesempatan terpisah, menyampaikan bahwa hasil panen melon kali ini diharapkan dapat dinikmati oleh masyarakat umum. Menurutnya, hal tersebut menjadi bagian dari upaya memperkenalkan kepada masyarakat berbagai kegiatan pembinaan produktif yang dijalankan di dalam rutan.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin menunjukkan bahwa warga binaan dibekali keterampilan yang bermanfaat, sekaligus menghasilkan produk yang bernilai dan layak konsumsi,” pungkas Karutan.

Program budidaya melon hidroponik ini merupakan bagian dari pembinaan kemandirian yang bertujuan membekali warga binaan dengan keterampilan pertanian modern sebagai bekal setelah selesai menjalani masa pidana. (sg)


0/Post a Comment/Comments

Ads1
Ads2